Selasa, 02 April 2019

Hari ke-5 Tantangan 10 Hari #Bunsay Komunikasi Produktif Part 5: I'm Responsible for My Communication

Hari ini hampir saja aku menyerah. Ku kira jalan tantangan komunikasi ini telah dan akan kulalui dengan mulus. Ternyata hari ini kemudian menyapa menyadarkanku. Aku masih tersulut emosi jika berbicara berkaitan dengan penyimpanan barang-barang yang tak sesuai tempatnya hari ini. Padahal hal sepele, tapi ternyata emosiku masih labil. Belum lagi, ketika tadi ku ajak si kecil nongkrong di teras untuk menghirup udara segar, aku tak sadar ada yang menyapa kami, sehingga beliau menggerutu karena sapaannya tak dapat jawaban. Ya, ternyata berhusnudhon perlu bukan? Karena sapaan beliau tak saya sadari seketika. Hanya setelah beliau menggerutu, baru kemudian saya sadar sapaannya ditujukan pada kami. Clear and Clarify-nya harus lebih di latih. Dan jika aku diperbolehkan membela diri, bukannya berarti volume dan gesture sang penanya juga mungkin tak terdengar jelas dan terlihat bertanya pada kami?


Tak hanya sampai disana tantangannya. Baru saja, saya dan Ibu sedang membicarakan tentang berhaji karena pada saat Video Call dengan sang suami, beliau sampaikan bahwa ada beberapa mahasiswa yang kemudian mendaftar ibadah haji disana karena kuotanya masih kosong. Disambung dengan obrolan dengan Ibu, berbeda pendapat tentang kategori mampu berhaji dan mengenai kuota haji di Jepang yang masih bisa diisi, tidak perlu mengantri bertahun-tahun seperti sekarang. Entah akar masalahnya ada padaku yang kurang jelas menyampaikan atau bagaimana. Tapi, pada akhirnya beliau mengerti juga apa yang ingin saya sampaikan. Meski harus sampai tiga kali Clear and Clarify. Baiklah, perbaiki terus, perbaiki lagi dan lagi. Pengalaman kamu sampai sejauh ini bagaimana?

Aha..!?! Prinsipnya I'm responsible to my communication ya kan? Apapun yang kamu sampaikan, jangan sampai menyalahkan sang pendengar karena mereka bukan variabel kontrol yang bisa kamu kendalikan. Variabel yang bisa kamu kendalikan ya kita sendiri mengubah cara yang lebih efektif menyampaikan informasinya. Well, mari kita terus mencoba. Kamu juga kan?

#harike5
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institutibuprofesional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal #1 Bunda Cekatan 2: Tahap Telur-telur Part 1

Jangan puas dengan kisah-kisah, Tentang apa yang telah terjadi dengan orang lain.  Sibak mitos dirimu sendiri. Kenali dirimu, alami sendiri,...