Sejak Izza hadir, bahkan selagi dalam masa kandungan saya termasuk orang yang sering mengajak janin berkomunikasi. Apalagi setelah ia lahir, meski jika dilihat secara kasat mata terasa tidak mungkin bayi yang baru berusia beberapa minggu mengerti apa yang kita sampaikan. Namun saya yakin, ia mengerti dan dapat diandalkan. Seperti saat seminggu setelah melahirkan. Ketika jadwal kontrol ke dokter SpOg dan nomor antrian hampir dipanggil, sebelumnya saya sounding ke dedek bayi kalo iya boleh melanjutkan minum ASI nya setelah selesai periksa dan memintanya berhenti dulu sebelum saya masuk ruang dokter. Dan ya.. your baby’s hear. Dan kejadian kejadian serupa selama membersamai Izza selama setahun lebih ini.
Game level 10 ini memperkuat keyakinan saya bahwa menjadi seorang ibu itu harus memiliki GRIT yang kuat dalam membersamai sang buah hati. Tak terburu melihat hasil, selalu coba dan coba lagi. Dalam mendongeng pun, menanamkan nilai melaluinya pun begitu. Meski terkadang konsentrasi anak terpecah. Meski cerita belum selesai namun anak sudah mengakhirinya dengan terlelap. Atau bahkan kebingungan dan kehabisan ide bercerita apa. Semua itu bagian dari ujian seberapa Grit sih kita? Bukan hanya gereget. Jangan pernah berhenti berjuang mencetak dan menanamkan nilai-nilai yang sesuai tuntunan Rasullullah. Kita madrasah pertama mereka. Your voice is a magic.
#AliranRasa
#GameLevel10
#tantangan10hari
#Grabyourimagination
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar