Setelah melewati malam dengan drama terbangun terus karena Izza kurang nyenyak tidurnya, tergantikan dengan pemandangan indah ketika ia bangun dengan ceria di pagi hari. Berguling sana-berguling sini, sambil berbicara sendiri seakan sedang mengingat kosakata baru yang akhir-akhir ini ia temui. Saya yang sedang menyelesaikan pekerjaan domestik akhirnya menghampiri karena mendengar suaranya yang sedang anteng itu.
“Assalamu’alaykum, Izza sayang.. Shaliha bunda udah bangun yaaa..” begitu sapaku setiap ia bangun tidur. Dia langsung menunjuk gambar salah satu tokoh kartun kesukaannya yang ada di sprei sambil menyebut namanya. “Oh iya, emon juga udah bangun ya. Wah emonnya nanya dede udah berdoa belum setelah bangun tidur? Belum ya, Nak? Gimana kalo kita berdoa bareng? Yuk! Kemudian kami berdoa, alhamdulillah Izza kini sudah bisa bilang “Aamiin” sambil mengusap wajahnya dengan tangan. Lucu melihatnya, masyaa Allah.
Kembali menunjuk-nunjuk sprei. Dialog tentang tokoh kartun itu ternyata belum berakhir. “Nda.. nda.. tuuuh.. emon.” Begitu ia bilang. “Iya emon ya, emonnya lagi apa itu, Nak? Emonnya ngajak dede senyum. Balas yuk senyum emonnya. Dede makin manis saat senyum, Nak. Senyum juga ibadah kepada Allah. Bunda seneng deh liat dede tersenyum. Coba kasih bunda senyuman.” Begitu balasku pada Izza sambil memberikan dia senyum sebagai contoh. Ekspresi yang paling menarik baginya ialah “Manyun”. Masyaa Allah menggemaskan melihatnya. Akhirnya saya jadi punya ide untuk belajar ekspresi pagi itu dengan media gambar motif sprei.
#7
#GameLevel9
#tantangan10hari
#ThinkCreative
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar