Setelah beberapa hari berkutat dengan demam dan pasca demam, alhamdulillah Izza sehat kembali. Cuaca panas begini berefek sekali sama kulitnya. Maunya digendong terus sehingga mainnya berkurang. Baju pun ditanggalkan, cukup memakai kaos dalam saja.
Seperti biasanya setelah mandi sore, saya mengajaknya jalan jalan memakai sepedanya mengelilingi komplek rumah. Ketika melewati warung, Izza langsung tau didalamnya banyak pilihan jajanan. Ia memberi kode mengajak saya ke warung. Dan seperti biasanya, ia bukannya asyik memilih jajanan, ia lebih suka memandangi kemasan-kemasan jajanan dengan gambar-gambar yang begitu menarik. Ada salah satunya bergambar sapi karena mengandung susu. Ia menirukan suaranya, “Moo..” sambil menunjuk-nunjuk kemasan. Setelah puas memanjakan matanya dengan window shopping ala Izza, ia biasanya ingin mengambil satu atau 2 jajanan ke rumah, walaupun kebanyakan hanya dijadikan mainan. Setiap ingin mengambil jajanan ia memandang ke arahku sejenak. Seakan meminta persetujuan. Masyaa Allah, lucu sekali melihatnya. Saya sampaikan padanya, “ Boleh nak, asalkan beli makanan yang bisa dede makan ya.”
Awalnya ia memilih biskuit yang agak keras yang belum begitu sesuai jika ia makan dan lollipop dengan gambar sapi kesukaannya. Melihat temannya sedang menikmati biskuit lain yang lebih tipis dan mudah dimakan, ia ditawari dan mau. Saya tawarkan untuk menukar biskuit sebelumnya dengan biskuit yang sama dengan temannya. Dan alhamdulillah ia mau menukarnya, tanpa rewel, wasilahnya dengan kompro juga. Saya ingin Izza memiliki kemampuan memilih dengan kesempatan yang ada, dalam hal ini uang senilai 2000 untuk jajannya. Sehingga ia mengerti batasan nilai untuk dikeluarkan dan bagaimana menentukan pilihan. Meski tak sekompleks itu yang ia pahami, mudah-mudahan kebiasaan ini mengantarkan ia pada sikap bijak mengelola finansial saat besar nanti.
#Harike3
#GameLevel8
#tantangan10hari
#CerdasFinansial
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar