Walaupun ekspresinya kemarin kegirangan karena merasa ia
memiliki kemampuan paling mutakhir yakni menuangkan air ke dalam gelas, sayangnya
karena baru satu kali percobaan ia lupa kalo ia sedang belajar hal tersebut. Terlebih
adalah hal lumrah jika cucu dan nenek sedang rukun, apapun dijabanin. Untungnya,
aku kembali beraksi dengan jurus komunikasi produktif pada sang nenek. Menjelaskan
bahwa ia sedang dalam masa pelatihan (gaya banget ini bahasa) mandiri mengambil
air minum. Sehingga niatan nenek tercinta untuk mengambilkan air untuk cucu
kesayangannya diurungkan. Giliran saya kembali menuntunnya untuk mengambil air
minum sendiri.
S: Kaka haus ya? Kemarin kan udah tante ajarin bawa air
minum sendiri, kaka masih ingat?
K: hmm.. (berlagak berpikir dengan gayanya -__-)
S: Yuk, ambil minum!
K: Ikut ke dapur
S: Kemarin gimana ya kata tante?
Tangan kiri pegang
dengan kuat gelasnya.
Tangan kanan
tuangkan air. (sambil saya bantu, karena isi air masih agak penuh jadinya
lumayan berat untuk nya)
Setelah itu duduk,
baca bismillah kemudian minum dalam tiga tegukan (bernada lagu nussa dan rara
hihi).
#harike9
#gamelevel2
#tantangan10hari
#melatihkemandiriananak
#kuliahbundasayang
@institutibuprofesional
#gamelevel2
#tantangan10hari
#melatihkemandiriananak
#kuliahbundasayang
@institutibuprofesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar