Setelah hampir genap setahun kemarau panjang, alhamdulillah kini daerah kami diguyur hujan kembali. Masyaa Allah, tabarakallah. Kini sumur sumur yang kering mulai terisi air kembali. Dedaunan yang kuning mulai menghijau.
“Dan Allah menurunkan dari langit air (hujan) dan dengan air itu dihidupkan-Nya bumi sesudah matinya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang mendengarkan (pelajaran). ” (Q.S An Nahl 65)
Seharian ini turun hujan cukup lebat. Karena hujan, tak memungkinkan saya membawa Izza untuk bereksplorasi di luar. Sudah lama ia tak melihat rintik hujan turun. Seperti biasa, ditemani sang kaka, keponakan saya, Izza begitu senang ketika saya perlihatkan hari sedang hujan. Dengan jarak aman, saya tadahkan tangan Izza untuk menampung rintik hujan dari langit di teras rumah. Ia begitu tertarik melihat saya berpayung diantara rintikan hujan. Tentu ia tak saya bawa serta. Khawatir malah kehujanan. Menjelang sore ia merangkak perlahan keluar. Menyentuh sisa sisa percikan hujan yang membasahi lantai sebelum akhirnya saya mandikan. Suatu hari nanti, mari kita main hujan hujanan bersama ya, Nak. Karena sepertimu, bunda pun menyukai hujan. Dan dari sekian hari hujan dilewati, hujan kali ini begitu membahagiakan. Karenamu, dan karena musim kemarau akan telah berakhir.
#harike3
#GameLevel7
#tantangan10hari
#semuaanakadalahbintang
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional

Tidak ada komentar:
Posting Komentar