Pola tidur Izza kian berubah. Yang pada mulanya tidur larut malam dan bangun agak siang kini berubah menjadi tidur lebih awal dan bangun lebih pagi. Sambil menunggu matahari menggeliat memancarkan sinarnya, kami isi dengan berjalan jalan di sekitar rumah. Mengamati burung, bebek, ayam, ataupun kucing yang kebetulan sedang nongkrong asik disana.
Sekitar pukul 9 pagi, Izza selesai mandi. Dari ujung jalan terdengar pengumuman melalui speaker mesjid bahwa hari ini jadwal bayi dan balita untuk datang ke Posyandu. Seketika saya bergegas bersiap siaga untuk pergi kesana agar cuaca tidak terlalu panas pas pulang. Izza bersemangat ketika melihat saya sudah memakai gendongan hipseat. Tak lupa juga saya kenakan payung.
Awal perjalanan disambut dengan pemandangan helikopter yang melintas di atas langit. “De, lihat! Ada helikopter melintas. Wah, bunyinya gmn de? Whuzzz begitu ya.” Begitu ucap saya berupaya menjelaskan pertemuan pertama Izza dengan helikopter. Menyusul di belakang helikopter berikutnya. “Masyaa Allah, ada lagi Nak helikopternya di belakang. Kali ini warnanya biru ya, Nak.” Izza tertarik dengan menunjuk nunjuk helikopter tersebut.
Setelah itu kami melanjutkan perjalanan. Sepanjang mata memandang, terlihat para ibu dan bapak tani sedang memanen padi yang sudah kian menguning. Saya ajak Izza untuk menyapa mereka. Juga menjelaskan bahwa mereka sedang memanen padi yang selanjutnya dijemur dan digiling agar menjadi beras.
Maju sedikit dari persawahan, Izza bertemu dengan para ikan mas yang sedang berenang di air air yang tersisa di kolam. Kampung kami sedang mengalami keterbatasan aliran air irigasi karena ada perbaikan saluran irigasi. Hal itu berimbas pada jadwal penyaluran air irigasi yang hanya dilakukan pada akhir pekan yakni hari Jumat dan Sabtu.
Awalnya saya tidak sadar Izza memperhatikan ada sesuatu di kolam. Ternyata dia tahu bahwa ada ikan di kolam itu. Sampai ia menunjuk-nunjuk dan meminta perhatian saya. “Kenapa, Nak? Oh ada ikan ya? Warna apa ya ikannya cerah begitu ya,Nak? Orange ya warnanya?!” Izza sibuk menunjuk-nunjuk sambil kegirangan.
Sampai di Posyandu, Izza terkantuk kantuk. Sayangnya ia tidak nyaman tidur dalam gendongan kali ini sampai akhirnya tak juga tertidur pun ketika sampai rumah. Sepanjang perjalanan pulang ia juga asyik mengamati ikan-ikan tadi.
#harike6
#gamelevel6
#tantangan10hari
#ilovemath
#matharoundus
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional
Tidak ada komentar:
Posting Komentar