Sabtu, 11 Mei 2019

TANTANGAN 10 HARI #2 Melatih Kemandirian Hari ke-6: Tips Lemari Anti Jamur


Memasuki hari ke-6 pemandangan lemari bajuku masih aman terkendali. Namun, ada sedikit godaan dari sudut pakaian si kecil yakni ada beberapa pakaian saya yang tercampur disimpan disana. Hal ini karena saya tidak segera menempatkan pakaian yang telah dilipat pada tempatnya. Pada akhirnya, anggota keluarga yang lain lah yang melakukannya. Lanjutlah dengan membenahinya sebelum berakhir lebih berantakan. Hihi..


Tantangan lain yang muncul adalah, setelah kemarin berhasil memperbaiki spot gantungan baju ternyata ada jamur di lemari. Hiks.. nah, mari kita cari solusinya. Dari artikel bacaterus.com yang saya baca, ada beberapa alternatif cara untuk mencegah timbulnya jamur dalam lemari seperti berikut.

  1. Meletakkan kamper/kapur barus di dalam lemari. Kamper yang digunakan sebaiknya bukan dalam bentuk tablet namun dalam bentuk yang digantung. Kamper bukan hanya sekedar untuk mengharumkan bagian dalam lemari, tapi bisa juga untuk mencegah pertumbuhan jamur pada serat-serat kayu. Bersihkan dulu jamur di lemari, lalu letakkan kamper baru di dalam lemari.
  2. Menggunakan alcohol. Setelah jamur di lemari dibersihkan dengan kain lap kering, lanjutkan dengan mengoleskan alkohol ke seluruh sisi lemari yang berjamur. Alkohol dapat membasmi jamur dan mencegah jamur kembali bertumbuh pada lemari kayu.
  3. Melapisi lemari dengan pernis atau melamin. Saat lemari Anda dihinggapi oleh jamur, bersihkan jamurnya dengan kain kering, lalu segera lapisi setiap sisi lemari kayu dengan pernis atau melamin. Cara ini berguna untuk mematikan jamur dan mencegahnya datang kembali. Asalkan Anda merawat lemari kayu dengan baik, tentu saja lemari tersebut akan terhindar dari jamur.
  4. Memberikan alas dalam lemari baik menggunakan Koran, plastic bening, ataupun alas lainnya. Alas di dalam lemari ini perlu diganti setiap beberapa waktu untuk memastikan bahwa bagian dalam lemari tetap bersih agar terhindar dari jamur.
  5. Menggunakan Penyerap Kelembapan atau dehumidifier.
  6. Memasang lampu dekat lemari atau menggunakan lemari dengan lampu di dalam lemari yang akan otomatis menyala ketika kita membuka lemari (contoh seperti lemari-lemari di hotel)
  7. Mengoleskan pembersih kayu
  8. Menggosok dengan campuran jeruk nipis dan garam. Cara ini dekat dengan kita yang kesehariannya tak lepas dari dapur. Selain itu, bahan ini cenderung lebih zerowaste juga.
  9. Mengoleskan campuran cuka dengan air, namun hati-hati mungkin cara ini dapat memudarkan lapisan warna lemari.
  10. Membersihkan lemari secara berkala.

Dari kesepuluh cara tersebut, yang akan saya coba lakukan adalah yang menurut hemat saya lebih ramah lingkungan dan kantong hehe.. yups, Menggunakan bahan yang mudah kita temukan sehari hari. Akan saya mulai dengan mencoba menggunakan kolaborasi antara menggunakan alas lemari, kamper, menggosokkan campuran jeruk nipis. Alternatif lainnya yang penasaran ingin saya coba adalah dengan campuran cuka. Kalo kamu mau coba yang mana? Please kindly share jika ini bermanfaat ya :D





#harike6
#gamelevel2
#tantangan10hari
#melatihkemandiriananak
#kuliahbundasayang
@institutibuprofesional

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Jurnal #1 Bunda Cekatan 2: Tahap Telur-telur Part 1

Jangan puas dengan kisah-kisah, Tentang apa yang telah terjadi dengan orang lain.  Sibak mitos dirimu sendiri. Kenali dirimu, alami sendiri,...