Kamis, 31 Oktober 2019

Hari ke 2: Semua Anak adalah Bintang: Mari Mengenal Binatang

Di usianya yang 13 bulan ini, Izza sudah mulai belajar berbicara. Salah satu kosakata yang seringkali muncul adalah “Meng” untuk kucing yang hilir mudik kesana kemari di sekitar rumah. Sambil tangannya yang mengajak kucing seakan mengisyaratkan agar kucing itu mendekat. Mungkin jika saya bahasakan, “Sini meng, sini!” Hehe.. Masyaa Allah gemas sekali melihatnya.



Selain kemampuan berbicara yang berkembang pesat, juga ia sedang senang melihat lihat gambar. Saya berikan ia flash card tentang hewan dan buah buahan. Alhamdulillah dia suka. Sejak kecil memang Izza terlihat lebih menyukai hal hal bersifat nature. Bunga, burung, kucing, pohon, daun dan hal lain yang berhuhungan dengan alam. 

Pun pagi ini, ia senang sekali ketika di bawa ke tempat burung merpati milik kakek. Melihat sang nenek memberi pakan burung merpati, dia begitu senang sekali. Bahagia anak adalah kebahagian ibu. 

#harike2
#GameLevel7
#tantangan10hari
#semuaanakadalahbintang
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional 

Rabu, 30 Oktober 2019

Hari ke-1 Semua Anak adalah Bintang : Bermain dengan Garpu

Setelah semalam tiba-tiba bangunin Bunda di sepertiga malam, (mungkin nyuruh bundanya tahajjud, masyaa Allah) Main main kemudian menjelang shubuh tertidur lelap kembali. Bangunnya agak siang. Setelah mandi dan tidur (lagi), hari sudah menjelang puncaknya. Matahari sudah terlihat diatas, sejajar dengan bayangan. Di cuaca panas begini, dan kebetulan sedang musim panen buah mangga, segar sekali rasanya melahap buah mangga di tengah hari.



Sebangunnya Izza, saya langsung meraih pisau dan buah mangga yang siap dikupas. Mangga harum manis memang favorit saya sejak dulu, meski masih banyak jenis mangga yang lebih manis, tapi tetap harum manis yang juara. Seperti biasanya saya potong mangga dengan potongan dadu agar sesuai dengan ukuran suapan Izza. Biasanya saya biarkan ia bereksplorasi dengan sensory nya. Meremas remas mangga yang sudah tersedia. Kali ini saya coba hadirkan garpu kecil. Ternyata dia tertarik menggunakannya. Mula mula ia pakai dengan tangan kiri. Lalu dia pakai mengaduk-aduk. Perlahan saya tuntun dengan menunjukan bagaimana caranya menusuk kemudian memasukannya ke dalam mulut. Namun, alih alih memasukan ke mulutnya, Izza lebih suka menyuapi saya dan neneknya. Masyaa Allah, mudah-mudahan terbiasa untuk berbagi ya, Nak. “Jangan lupa ucapkan terima kasih!” Begitu bisik saya dalam hati. Terima kasih, sayang! Ucap saya sambil bertepuk tangan kemudian memujinya. “Terima kasih sudah menyuapi bunda ya!”. So proud dan terharu.

#GameLevel7
#tantangan10hari
#semuaanakadalahbintang
#KuliahBundaSayang
@institut.ibu.profesional 

Jurnal #1 Bunda Cekatan 2: Tahap Telur-telur Part 1

Jangan puas dengan kisah-kisah, Tentang apa yang telah terjadi dengan orang lain.  Sibak mitos dirimu sendiri. Kenali dirimu, alami sendiri,...